Monday, February 1, 2010

Materiele toetsing (pengujian materiil)

Oleh Luthfi Widagdo Eddyono

Teori tentang pengujian (toetsing) membedakan pengujian menjadi materiele toetsing dan formeele toetsing. Pembedaan tersebut dikaitkan dengan perbedaan pengertian antara wet in materiile zin (undang-undang dalam arti materiil) dan wet in formele zin (undang-undang dalam arti formal). Kedua bentuk pengujian tersebut oleh UU No. 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi dibedakan dengan istilah pembentukan undang-undang (pengujian formil) dan materi muatan undang-undang (pengujian materiil).

Dengan kata lain pengujian materiil adalah pengujian undang-undang sebagai produk (by product) atau pengujian atas materi muatan undang-undang apakah materi undang-undang itu bertentangan dengan UUD 1945.

No comments: